CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Rabu, 30 April 2008

Seratus Hari Sudah Papaku Berpulang




Dipersembahkan dalam rangka 100 hari wafatnya Papa Tercinta, Alm. H. Kuntjoro Hadi
oleh: Riena Gatut P.



Entah kenapa hari ini rasa rindu itu begitu dalam

Masih ada harap dalam hatiku bahwa rasa rindu itu akan segera terobati kalau besok aku pulang

Tapi, harapanku hanyalah tinggal harapan

Karena yang kurindu sudah 100 hari berpulang

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu,

Perasaan baru kemarin Papa masih ada ditengah-tengah kami

Baru kemarin Papa masih menaiki Motor Harley kesayanganmu mengelilingi desa kami.

Pa,Setiap aku lihat Motor Harley Papa,

Ingatanku selalu kembali ke masa lalu,

Saat kami mendengar rencana Papa untuk membeli sebuah motor Harley

Saat itu kami begitu keberatan untuk menyetujuinya

Papa bilang kalo itu adalah impian Papa sejak dulu

Sejak kami masih kecil, dimana saat itu impian Papa tidak bisa terlaksana karena Papa lebih mendahulukan kepentingan membesarkan toko yang Papa kelola dan lebih mendahulukan kepentingan kami anak-anak Papa


Maafkan kami Pa, kalo saat itu kami sempat tidak setuju

Bukan maksud kami menghalangi terwujudnya impian Papa

Tapi kami cuman tidak ingin terjadi sesuatu, saat Papa menaiki Harley itu.


Papa yakinkan kami, bahwa hanya itu yang Papa inginkan setelah kebahagiaan yang Papa beri pada kami
Subhanallah..Papa benar pa..

Kekhawatiran kami tak terbukti

Papa meninggalkan kami bukan karena Motor Harley kesayangan Papa

Allah mengambil Papa dengan caraNya


Kata orang-orang Papa meninggalkan kami dengan cara yang indah

Papa pergi tanpa ingin merepotkan kami

Padahal kalau Allah SWT ijinkan, kami sangat ingin berada disamping Papa pada saat Papa akan meninggalkan kami


Yah, itulah Papaku..

Papaku yang selalu berusaha memberi tanpa mau meminta

Engkau tidak pernah minta apapun dari kami.

Bahkan saat kau pergi meninggalkan kamipun, engkau tak ingin merepotkan kami


100 hari sudah engkau pergi,

Kalau rasa rindu itu datang,

Hanya fotomu yang bisa aku pandang

Hanya do'a yang bisa kupanjatkan

Ya Allah..Papaku orang sangat baik

Tempatkanlah dia ditempat yang indah di sisiMu

Jauhkan dia dari siksa api nerakaMu

Ya Allah..Sungguh Engkau Maha Besar

Semua yang ada di langit & di bumi semua terjadi atas ijinmu

Maafkan kami Ya Allah..

Kalau waktu Engkau ambil papa kami, kami sempat berpikir itu hanya sebuah mimpi,

dan kami berharap pada saat kami bangun semua itu tidak terjadi.


Maafkan kami Ya Allah..

Bukan kami tidak menerima semua keputusanmu..

Bukan kami tidak ikhlas melepaskan papa kami pergi..

Kami waktu itu hanya berharap, masih Engkau beri kami sedikit waktu

Agar kami bisa membahagiakannya..

Memberi kami waktu untuk mengajak dia melihat indahnya dunia luar ciptaanMu yang belum pernah dia lihat sebelumnya..

Memberikan waktu kami untuk membalas sedikit dari banyak hal yang telah dia lakukan untuk kebahagiaan kami anak-anaknya


Ya Allah..

Kami sangat mencintainya

Tapi jangan biarkan cinta kami melebihi dari cinta kami padaMu


Kami sangat merindukannya

Tapi jangan ijinkan rindu ini melebihi dari rindu kami padaMu

Ya Allah..

Aku mohon kehadiratMu,

Ampunilah dosa-dosa Papaku tercinta

Lipat gandakanlah pahala-pahalanya

Terimalah amal ibadahnya

Tempatkanlah dia ditempat yang indah di sisiMu



Untuk sahabat2ku..

Berbahagialah karena masih memiliki Papa & Mama

Jangan tunda waktumu untuk mengungkapkan betapa kalian sangat mencintai mereka

Jangan tunda waktumu untuk membuat mereka bahagia

Karena waktu berjalan begitu cepat, sekali kalian melewatkannya kalian tidak akan pernah tau apa yang sudah kalian lewatkan dengan sia-sia.

Janji (a touching story from India)

Istriku berkata kepada aku yang sedang baca Koran, "berapa lama lagi kamu baca Koran itu? Tolong kamu ke sini Dan Bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan." Aku taruh Koran Dan melihat anak perempuanku satu2nya,namanya Sindu tampak ketakutan air matanya mengalir. Di depannya Ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). Sindu anak yang manis Dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibu Dan istriku masih kuno mereka percaya sekali kalau makan curd rice Ada "cooling effect". Aku mengambil mangkok Dan berkata, "Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak2 sama ayah." Aku bisa merasakan istriku cemberut dibelakang punggungku.
Tangis Sindu mereda Dan IA menghapus air Mata dengan tangannya Dan berkata, "boleh ayah akan aku makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok, tapi semuanya akan aku habiskan, tapi aku akan minta..." agak ragu2 sejenak... "...akan minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya. Apakah ayah mau berjanji memenuhi permintaan Ku?" Aku menjawab, "Oh pasti sayang". Sindu tanya sekali lagi, "betul ayah?" "Yah pasti.." sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan Dan lembut sebagai tanda setuju. Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama,istriku menepuk tangan Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi, "janji" kata istriku. Aku sedikit khawatir Dan berkata: "Sindu jangan minta komputer atau barang2 lain yang Mahal yah, karena ayah saat ini tidak punya uang." Sindu menjawab, "jangan khawatir, Sindu tidak minta barang2 Mahal kok."
Kemudian Sindu dengan perlahan-lahan Dan kelihatannya sangat menderita dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama istri Dan ibuku yang memaksa Sindu untuk makan sesuatu yang tidak disukainya. Setelah Sindu melewati penderitaannya dia mendekatiku dengan Mata penuh harap Dan semua perhatian (aku ,istriku Dan juga ibuku) tertuju kepadanya. Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin pada Hari Minggu.
Istriku spontan berkata, "permintaan Gila, anak perempuan dibotakin,tidak mungkin!" Juga ibuku menggerutu jangan terjadi dalam keluarga Kita, dia terlalu banyak nonton TV. Dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan Kita. Aku coba membujuk: "Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak." Tapi Sindu tetap dengan pilihannya, "tidak Ada 'yah, tak Ada keinginan lain," kata Sindu. Aku coba memohon kepada Sindu, "tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami." Sindu dengan menangis berkata, "ayah sudah melihat bagaimana menderitanya aku menghabiskan nasi susu asam itu Dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi permintaan aku kenapa ayah sekarang mau menarik perkataan Ayah sendiri? Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral, bahwa Kita harus memenuhi janji Kita terhadap seseorang apapun yang terjadi seperti Raja Harishchandra (raja India jaman dahulu kala ) untuk memenuhi janjinya raja real memberikan tahta, kekuasaannya, bahkan nyawa anaknya sendiri." Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku, "janji Kita harus ditepati." Secara serentak istri Dan ibuku berkata, "apakah aku sudah Gila?" "Tidak," jawabku, "kalau Kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri." "Sindu permintaanmu akan kami penuhi." Dengan kepala botak, wajah Sindu nampak bundar Dan matanya besar Dan bagus.
Hari Senin aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Sindu botak berjalan ke kelasnya Dan melambaikan tangan kepadaku sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya. Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari Mobil sambil berteriak, "Sindu tolong tunggu saya." yang mengejutkanku ternyata kepala anak laki2 itu botak aku berpikir mungkin "botak" model jaman sekarang.
Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari Mobil Dan berkata, "anak anda,Sindu benar2 hebat. Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia sekarang, Harish adalah anak saya, dia menderita kanker leukemia." Wanita itu berhenti berkata-kata, sejenak aku melihat air matanya mulai meleleh dipipinya " bulan lalu Harish tidak masuk sekolah,karena chemo therapy kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi kesekolah takut diejek oleh teman2 sekelasnya. Nah, Minggu lalu Sindu datang ke rumah Dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi. Hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Harish. Tuan Dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia." Aku berdiri terpaku Dan tidak terasa air mataku meleleh. Malaikat kecilku tolong ajarkanku tentang arti sebuah kasih.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)
dari milis motivasi

Selasa, 29 April 2008

Memelihara Persahabatan

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan,

tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan,

tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu

bahkan bertumbuh bersama karenanya...

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi,

demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan, dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,

namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan,

justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,

tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,

tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.

Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya. Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain :

> 1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)

> 2. Ketidakterbukaan

> 3. Kehilangan kepercayaan

> 4. Perubahan perasaan antar lawan jenis

> 5. Ketidaksetiaan.



Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.



> > Renungkan :> **Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri> "Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita. Dalam> kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita."**

> > Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ??

> Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??

>Siapa yang menjadi tameng untuk urusan rahasia Anda, diwaktu ada masalah dengan keluarga anda.??

>>Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan ??

Merekalah sahabat2 anda. Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.


(dari milis motivasi)